Sabtu, 25 Mei 2013

Pangrango 3.019mdpl

Bisa dibilang ini pengalaman pertama saya melakukan pendakian, cuma bermodalkan niat dan perlengkapan yang pinjam sana sini, saya nekat mengikuti pendakian yang diadakan oleh teman-teman dari team pecinta alam PALASARA. Maklum, namanya juga pemula. jadi, wajar kalo perlengkapan atau gears biasa disebut nya saya pinjem semua hehehe.




kami diangkut dengan truck kompi


Setelah menmpuh waktu kurang lebih 3 jam perjalanan dari jakarta yang sudah terkena macet, akhirnya saya dan rombongan sampai di bogor, tepatnya di camp Indonesia green ranger untuk sejenak beristirahat sambil packing ulang perlengkapan sebelum start pendakian.


berdoa bersama sebelum memulai pendakian.



Pendakian pun dimulai pada pukul 04.00 WIB. dibagi menjadi 3 team. team 1, team 2, dan team 3. Saya berada di team 1 yang berjalan lebih dulu dari team 2 dan 3.





mataharinya malumalu bersembunyi diantara pepohonan :D






melewati tebing yang sebelah kirinya air panas, sebelah kanan jurang.




beristirahat sejenak mengisi kekosongan perut setelah melewati tebing air panas.


Setelah melakukan perjalanan kira-kira selama 6 jam, akhirnya saya dan team 1 tiba di pos atau camp Kandang Badak. Disusul team 2, kemudian team 3. Kandang Badak ini adalah tempat camp terakhir sebelum menuju puncak. jadi, saat kita akan trek summit nanti, kita hanya membawa peralatan secukupnya terutama air minum. perlengkapan yang lain kita tinggal di camp ini. Dan pastikan perlengkapan dimasukan ke dalam tenda agar tidak berantakan.











Semua kegiatan dilakukan disini, seperti: memasak, menyiapkan makan, permainan atau games, obrolan-obrolan hangat dalam tenda atau sekedar menikmati panas kopi susu.



Setelah lelah dengan kegiatan yang dilakukan, pada malam harinya kami beristirahat memejamkan mata sejenak, sebelum memulai persiapan summit pada pukul 3 pagi.










Dan akhirnya, yaa puncak pangrango!

Waktu yang ditempuh untuk menuju puncak pangrango dari kandang badak kira-kira memakan waktu 5-6 jam perjalanan. Cukup terbayar dengan pesona keindahannya. :)






Dari puncak, saya turun sedikit ke bawah untuk melihat hamparan padang edelweis yang diberi nama lembah mandalawangi. sambil seketika teringat puisi soe hok gie yang menceritakan tentang mandalawangi tersebut.














Ditutup dengan foto bersama, dengan tidak berlama-lama kami segera bergegas kembali turun sebelum hari menjadi gelap. Dan pada akhirnya kami kembali ke camp Indonesia green ranger dengan selamat tanpa kurang sesuatu apapun.

Terima kasih Pangrango, puncakmu menghadirkan keindahan alam yang tak tergantikan oleh apapun. Aku menyebutnya istana yang beraltarkan edelweis.



@roman_nikho



























Tidak ada komentar:

Posting Komentar