Selasa, 01 Maret 2016

Tentang Perjalanan (part 1)

          Bagi kebanyakan orang, melakukan sebuah perjalanan sudah menjadi kebutuhan. Entah untuk melepaskan penat dari kesibukan kantor, deadline yang selalu ditagih oleh atasan, menghindari mata kuliah dengan dosen yang galaknya di atas normal, atau bersembunyi sesaat dari pacar yang kelewat bawel. Tapi, perjalanan menurut saya kali ini adalah mengukur sejauh mana diri saya bisa beradaptasi di tempat yang saya datangi. Beraktifitas layaknya penduduk setempat tanpa merasa rikuh seperti orang asing.

          Bersama dua orang travelmate saya, kami mencoba melakukan hal tersebut. Awalnya, ini ide yang tidak sengaja keluar dari isi kepala. Tapi, apa salahnya dicoba. Sebagai perdana, Cirebon adalah kota yang kami pilih untuk daftar tujuan. Kenapa Cirebon? Kami pun tidak bisa menjawab alasan tepatnya. Mungkin, karena kami bertiga sama-sama belum pernah ke sana, atau mungkin saja karena di sana banyak macam kuliner khasnya, bisa jadi. Tapi, mungkin juga karena keterbatasan waktu yang hanya dua hari saja, dan itu pun ketika week end. Maklum, kami bertiga hanya orang-orang yang berusaha bertahan hidup di kerasnya ibu kota. Jadi, sehari-hari waktu kami dihabiskan untuk bekerja. Hehe :D

          Jumat malam, kami bertolak dari stasiun Pasar Senen dengan kereta ekonomi Kertajaya tambahan pada pukul 23.15 WIB. Kami membuat kesepakatan untuk kumpul di stasiun dua jam sebelum keberangkatan agar bisa santai sambil menunggu waktu keberangkatan. Seperti biasa, pemandangan stasiun  di jumat malam sangat riuh sekali, dan wajar saja jika tiket keberangkatan untuk waktu ini selalu ludes. Untung kami mengantisipasi dengan membeli satu bulan sebelum hari H. Week end memang selalu dimanfaatkan banyak orang untuk melakukan serangkaian kegiatan atau perjalanan yang menggunakan moda transportasi ini. Ada yang pulang kampung menengok orang tuanya, ada para pendaki dengan tas kerilnya yang setinggi harapan, ada juga yang ingin melakukan perjalanan yang tidak jelas, seperti kami bertiga ini (nanti saya ceritakan).

     "Stasiun Pasar Senen, stasiunnya para backpacker, pendaki dan mereka yang lagi patah hati". :p

Jakarta, 02 Maret 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar